Context Engineering
Seni merancang instruksi, aturan, dan knowledge base agar AI menghasilkan output konsisten dan berkualitas tinggi.
Context Engineering adalah skill ‘backend’ dari vibe coding — seni merancang lapisan-lapisan konteks (system prompt, project rules, session context, message context) yang membentuk perilaku AI. Semakin baik konteks yang diberikan, semakin sedikit developer perlu mengoreksi output AI. Komponennya: system prompts (role definition, tone, constraints), project rules (.cursorrules, CLAUDE.md), MCP servers (akses database, API, file system), knowledge base via RAG (Retrieval-Augmented Generation), dan token budget management. Prinsip GIGO (Garbage In, Garbage Out) berlaku: konteks ambigu menghasilkan output ambigu.