Level Menengah
Membangun aplikasi nyata — JavaScript, API, database, arsitektur, dan alat pengembangan.
JavaScript & Logika Asinkron
Kuasai Bahasa dan Pola Pikir Asinkron
JavaScript adalah bahasa utama web — tapi cara kerjanya unik: single-threaded tapi bisa multitasking lewat event loop. Modul ini membekali logika fundamental: variabel, fungsi, scope, closures, Promise, async/await, dan event handling.
Penyimpanan Data
Data Harus Disimpan Somewhere — Pahami Pilihannya
Aplikasi web menyimpan data di berbagai tempat: browser (cookie, localStorage), server (SQL, NoSQL database), atau cloud. Modul ini mengajarkan cara kerja masing-masing, kapan menggunakannya, dan trade-off keamanannya.
API & Autentikasi
Aplikasi Modern Berkomunikasi lewat API
Aplikasi web modern tidak berdiri sendiri — ia berkomunikasi dengan layanan lain lewat API. Modul ini mengajarkan REST API, CORS, autentikasi JWT & OAuth, WebSocket real-time, dan GraphQL. Dengan API, aplikasimu bisa terhubung ke dunia.
Arsitektur Web
Pilih Arsitektur yang Tepat untuk Aplikasimu
SPA, SSR, SSG, monolith, microservices, serverless — begitu banyak pilihan. Modul ini membantu kamu memilih arsitektur yang tepat berdasarkan kebutuhan: SEO, performa, skalabilitas, dan kompleksitas tim.
DevOps & Deployment
Kode Selesai? Sekarang Deploy ke Dunia Nyata
Menulis kode hanya 50% pekerjaan. Modul ini mengajarkan cara mengelola kode (Git), mengotomatisasi testing dan deployment (CI/CD), containerizing dengan Docker, dan monitoring aplikasi di production.
TypeScript
Type Safety untuk JavaScript Skala Besar
Pelajari TypeScript dari nol: tipe dasar, functions dan generics, interface vs type alias, utility types, dan konfigurasi production-ready. TypeScript adalah skill wajib untuk development modern — digunakan oleh 90%+ proyek React/Node.
Testing
Unit, Integration, dan E2E Testing
Kuasai testing dari unit test dengan Vitest, integration test untuk database dan API, E2E testing dengan Playwright, sampai CI/CD integration. Code yang tidak di-test adalah code yang tidak bisa di-refactor dengan percaya diri.
Git & Team Workflow
Version Control dan Kolaborasi Tim
Kuasai Git dari basic (init, commit, branch, merge) sampai advanced (rebase, stash, cherry-pick), GitHub kolaborasi (Pull Request, code review), GitHub Actions CI/CD, dan team best practices (SemVer, Conventional Commits).
AI-Native Product Development
Product Thinking untuk Era AI
Tidak semua produk yang pakai AI adalah produk AI-native. Modul ini mengajarkan product thinking untuk era AI: klasifikasi produk AI, pola integrasi (prompt, RAG, fine-tuning, agent), keputusan build vs buy, UX untuk sistem non-deterministik, dan etika pengembangan AI. Bekal strategis sebelum menulis kode.
Product Requirement Document (PRD)
Jembatan antara Ide dan Eksekusi AI
Ide brilian tanpa dokumentasi hanya akan jadi proyek setengah jadi. PRD adalah 'super-prompt' yang membuat AI bisa langsung mengeksekusi tanpa miskomunikasi. Modul ini mengajarkan menulis PRD yang tidak hanya bisa dibaca manusia, tapi juga bisa 'dibaca' oleh AI coding tools.
AI Product Design
UI/UX untuk Produk Non-Deterministik
Produk AI yang powerful tapi jelek UI-nya = produk yang tidak dipakai. Modul ini mengajarkan dua sisi: menggunakan AI untuk mendesain (v0, Lovable, Bolt) dan mendesain untuk AI (streaming UX, trust & transparency, error handling). Dari prototype ke production.
Prompt Engineering Mastery
Dari Basic Prompt ke Production-Grade Prompt Systems
Modul deep-dive ke seni dan sains prompt engineering. Dari anatomy token, chain-of-thought reasoning, structured output dengan JSON Mode dan function calling, few-shot dynamic prompting, prompt versioning dan A/B testing, sampai prompt caching untuk production dan prompt injection defense. Bekal wajib untuk production AI systems.
Payment Integration
Dari Keranjang ke Settlement — Stripe, Midtrans, Xendit
Hampir setiap aplikasi production butuh payment. Modul ini mengajarkan arsitektur payment end-to-end: Midtrans dan Xendit untuk pasar Indonesia, Stripe untuk subscription dan invoice, webhook handling dan idempotency (jangan charge user 2x!), refund dispute dan reconciliation, serta PCI compliance basics yang wajib diketahui.
File Upload & Processing
Upload, Resize, Optimize, dan Amankan File di Production
Dari foto profil sampai video 4K — aplikasi modern banyak berurusan dengan file. Modul ini mengajarkan arsitektur file upload end-to-end: multipart upload dan S3 presigned URLs untuk file besar, client-side UX (drag-drop, progress bar, resumable upload), image processing pipeline (resize, format conversion, optimization dengan sharp), dan security (virus scanning, type validation, access control).
Email, SMS & Notification Systems
Transactional Email, Web Push, dan Notification Infrastructure
Setiap aplikasi butuh berkomunikasi dengan user: email verifikasi, reset password, invoice, notifikasi real-time. Modul ini mengajarkan arsitektur notifikasi: transactional email dengan Resend/SendGrid, template management, bounce dan spam handling, Web Push API untuk notifikasi browser, notification preferences (user bisa pilih channel), dan queue + retry system agar tidak ada notifikasi yang hilang.
Mobile UI, Styling & Layout
Flexbox, SafeAreaView, dan Design System untuk Mobile
Mobile UI berbeda dari web — tidak ada CSS grid, tidak ada hover, tapi ada SafeArea, notch, keyboard avoidance, dan gesture. Modul ini mengajarkan styling di React Native: Flexbox (bedanya dengan web), StyleSheet API, SafeAreaView dan insets, platform-specific styling (Platform module), dark mode, dan responsive breakpoint untuk tablet vs phone.
Navigation & Deep Linking
Stack, Tab, Drawer, dan Universal Links — Arsitektur Navigasi Mobile
Navigasi di mobile lebih kompleks dari web — tidak ada URL bar, tapi ada stack, tab, drawer, modal, dan deep linking. Modul ini mengajarkan React Navigation: Stack Navigator (push/pop), Tab Navigator (bottom tabs), Drawer Navigator, TypeScript-safe route params, nested navigators, deep linking, dan universal links yang membuka app dari URL eksternal.
Mobile Data & Offline-First
Local Storage, Caching, dan Sync untuk Aplikasi Mobile
Mobile app tidak selalu online. User di kereta, di basement, di remote area tetap harus bisa pakai app. Modul ini mengajarkan data persistence: MMKV (high-performance key-value), WatermelonDB (lazy-loading SQLite), TanStack Query untuk mobile (stale-while-revalidate, pagination), offline queue (simpan operasi saat offline, eksekusi saat online), dan konflik resolusi sync.
Camera, Media & Notifikasi
Akses Kamera, Galeri, dan Push Notification di Mobile
Fitur yang membedakan mobile app dari web: akses hardware. Modul ini mengajarkan integrasi dengan kamera (expo-camera, expo-image-picker), galeri media, image manipulation, push notification via Expo Push Notifications (FCM/APNs), notification channels, dan rich notification dengan gambar/action buttons.
Location, Maps & Sensors
GPS, Geofencing, dan Sensor Hardware untuk Aplikasi Kontekstual
Mobile device punya GPS, accelerometer, gyroscope, compass, barometer — sensor yang tidak tersedia di browser desktop. Modul ini mengajarkan expo-location (foreground & background), react-native-maps (Google Maps + Apple Maps), geofencing (trigger event saat user masuk area), dan sensor access untuk fitur augmented reality atau fitness tracking.