Lewati ke konten utama
menjadi.dev
AI Engineering Lanjutan AI Product 8 chapter

AI Agents & Multi-Agent Systems

Dari Chatbot ke Autonomous Agent yang Mengeksekusi Task Kompleks

Evolusi dari LLM sederhana ke AI agent yang bisa berpikir multi-step, menggunakan tools via MCP, mengelola memory dan state, dan berkolaborasi dalam multi-agent systems. Modul ini mencakup ReAct pattern, tool-use implementation, MCP praktis, agent memory patterns, multi-agent orchestration dengan CrewAI, dan production agent observability.

Prasyarat

Modul 34 (Prompt Engineering Mastery).

Kenapa Ini Penting

AI agents adalah frontier berikutnya. Dari Devin (coding agent) sampai Claude Computer Use — agent-based systems mendefinisikan ulang apa yang mungkin dengan AI. Skill ini akan menjadi pembeda utama 2025-2026.

Daftar Chapter

  1. Chapter 36.1

    AI Agent: Beyond Simple Chat

    Evolusi dari LLM yang merespons ke AI agent yang bertindak — arsitektur dan mindset

  2. Chapter 36.2

    ReAct Pattern: Reasoning + Acting

    Pola fundamental untuk AI agent — menggabungkan reasoning dan action dalam satu loop

  3. Chapter 36.3

    Tool-Use & Function Calling

    Memberi agent kemampuan untuk 'bertindak' — dari calculator sederhana sampai API kompleks

  4. Chapter 36.4

    MCP in Practice: Membangun Agent dengan Tools

    Implementasi Model Context Protocol untuk agent yang bisa akses database, file system, dan API

  5. Chapter 36.5

    Agent Memory & State Management

    Memberi agent kemampuan untuk 'mengingat' — dari conversation history sampai long-term knowledge

  6. Chapter 36.6

    Multi-Agent Orchestration

    Mengorkestrasi multiple AI agents yang berkolaborasi untuk menyelesaikan task kompleks

  7. Chapter 36.7

    Agent Evaluation & Debugging

    Metodologi untuk mengevaluasi dan mendebug agent yang berperilaku tidak diharapkan

  8. Chapter 36.8

    Production Agents: Observability & Guardrails

    Menjalankan agent di production dengan monitoring, cost control, dan safety boundaries