Lewati ke konten utama
menjadi.dev
Chapter 17.9 Backend Menengah

Drizzle ORM: Type-Safe SQL di TypeScript

ORM modern dengan pendekatan SQL-first dan type safety penuh

Tujuan Pembelajaran

  • Memahami filosofi Drizzle ORM
  • Bisa setup Drizzle dan define schema
  • Mengerti type-safe queries

Analogi

Diagram

      ORM Comparison:
Prisma: Schema → Generate Client → Query
Drizzle: Schema → TypeScript → SQL-like Query

Drizzle lebih dekat ke SQL, zero overhead runtime.
    

Drizzle ORM = SQL yang type-safe, bukan abstraction yang menyembunyikan SQL

Penjelasan Konsep

ORM (Object-Relational Mapping) adalah cara kita berinteraksi dengan database menggunakan objek dan method, bukan menulis SQL mentah. Ada banyak ORM di ekosistem JavaScript: Sequelize, TypeORM, Prisma, MikroORM, dan sekarang Drizzle.

Kenapa Drizzle?

Drizzle adalah ORM terbaru yang mendapat banyak perhatian karena pendekatannya yang unik:

  1. SQL-like syntax: Query Drizzle terlihat seperti SQL biasa — tidak ada DSL yang perlu dipelajari
  2. Type-safe: Hasil query ter-typing otomatis berdasarkan schema
  3. Zero overhead: Drizzle adalah thin layer di atas SQL — tidak ada magic
  4. Multi-database: Support PostgreSQL, MySQL, SQLite, dan lebih banyak lagi
  5. Migrations: Drizzle Kit untuk schema migrations
  6. Relasi: Define relasi antar tabel dengan TypeScript

Drizzle vs Prisma

AspekDrizzlePrisma
SyntaxSQL-likeFluent API
Type safetyNativeGenerated client
Bundle size~7KB~15MB (dev)
MigrationsSQL filesPrisma Migrate
Raw SQLMudahPerlu $queryRaw
Learning curveRendah (kalau tahu SQL)Sedang

Setup Drizzle

# Install
npm install drizzle-orm pg  # untuk PostgreSQL
npm install -D drizzle-kit

# atau dengan Bun
bun add drizzle-orm bun:sqlite
bun add -d drizzle-kit

Define Schema

Schema di Drizzle didefinisikan sebagai kode TypeScript biasa:

import { sqliteTable,

Text, integer } from 'drizzle-orm/sqlite-core';

export const users = sqliteTable('users', {
  id: integer('id').primaryKey({ autoIncrement: true }),
  name: text('name').notNull(),
  email: text('email').notNull().unique(),
  createdAt: integer('created_at', { mode: 'timestamp' }).$defaultFn(() => new Date()),
});

Notice: Ini adalah kode TypeScript murni — tidak perlu schema file terpisah atau code generation.

Inti yang Perlu Dipahami

Bagian ini berfokus pada memahami filosofi Drizzle ORM., bisa setup Drizzle dan define schema., dan mengerti type-safe queries. Jangan terburu-buru menghafal istilahnya. Lebih penting untuk memahami peran setiap konsep dan kapan konsep itu muncul dalam pekerjaan web development.

Saat membaca Drizzle ORM, gunakan tujuan belajar sebagai penanda arah. Kalau kamu sudah bisa menjelaskan tujuan itu dengan kata-katamu sendiri, berarti fondasinya mulai terbentuk.

Cara Membayangkannya

Drizzle ORM = SQL yang type-safe, bukan abstraction yang menyembunyikan SQL. Analogi ini dipakai supaya konsep teknis tidak terasa melayang. Hubungkan setiap istilah dengan perannya: siapa yang meminta, siapa yang memproses, data apa yang berpindah, dan hasil apa yang diharapkan.

Kalau analoginya sudah terasa masuk akal, barulah lihat istilah teknisnya. Cara ini membuat materi lebih mudah dipahami daripada langsung menghafal definisi.

Saat Melihat Contoh Kode

Contoh kode pada chapter ini memakai bahasa typescript. Bacalah contoh kode sebagai ilustrasi alur, bukan sebagai bagian yang harus langsung dihafal. Drizzle schema adalah TypeScript code biasa — tidak perlu code generation. $inferSelect dan $inferInsert menghasilkan TypeScript types otomatis.

Perhatikan nama fungsi, urutan langkah, dan data yang berpindah. Biasanya tiga hal itu sudah cukup untuk memahami hubungan antara teori dan praktik.

Konteks dalam Perjalanan Belajar

Setiap konsep di platform ini dipilih karena dipakai di industri. Fokus pada pemahaman, bukan hafalan.

Kamu sudah di bagian lanjutan. Mulai pikirkan bagaimana konsep ini dipakai di dunia kerja — bukan hanya untuk belajar, tapi untuk membangun produk nyata.

Gunakan pertanyaan reflektif dan prompt AI di akhir chapter sebagai latihan aktif. Membaca saja tidak cukup — kamu perlu menjelaskan ulang dengan kata-katamu sendiri.

Contoh Kode

typescript
// Schema definition
import { sqliteTable, text, integer, real } from 'drizzle-orm/sqlite-core';

// Users table
export const users = sqliteTable('users', {
  id: integer('id', { mode: 'number' }).primaryKey({ autoIncrement: true }),
  name: text('name').notNull(),
  email: text('email').notNull().unique(),
  role: text('role', { enum: ['user', 'admin'] }).notNull().default('user'),
  createdAt: integer('created_at', { mode: 'timestamp' }).$defaultFn(() => new Date()),
});

// Products table
export const products = sqliteTable('products', {
  id: integer('id', { mode: 'number' }).primaryKey({ autoIncrement: true }),
  name: text('name').notNull(),
  description: text('description'),
  price: real('price').notNull(),
  stock: integer('stock').notNull().default(0),
  category: text('category'),
  userId: integer('user_id').references(() => users.id),
});

// Types inference
export type User = typeof users.$inferSelect;
export type NewUser = typeof users.$inferInsert;
export type Product = typeof products.$inferSelect;

Penjelasan Kode

Drizzle schema adalah TypeScript code biasa — tidak perlu code generation. $inferSelect dan $inferInsert menghasilkan TypeScript types otomatis.

Prompt AI

Buat schema untuk blog: posts, categories, comments, dan tags dengan relasi many-to-many.

Pertanyaan Reflektif

Bandingkan schema Drizzle-mu dengan equivalent Prisma schema. Mana yang lebih intuitif menurutmu?