Lewati ke konten utama
menjadi.dev
Chapter 25.1 Database Menengah

Database Design: Normalisasi dan Relasi

Rancang database yang efisien dengan prinsip normalisasi

Tujuan Pembelajaran

  • Memahami 3NF (Third Normal Form)
  • Bisa merancang schema dengan proper relationships
  • Mengerti primary key, foreign key, dan indexing dasar

Analogi

Diagram

      Normalisasi:
1NF -> Atomic values, no repeating groups
2NF -> 1NF + no partial dependency
3NF -> 2NF + no transitive dependency

Relasi:
├── One-to-One
├── One-to-Many
└── Many-to-Many (junction table)
    

Database yang well-designed mengurangi redundancy, mencegah anomaly, dan meningkatkan query performance

Penjelasan Konsep

ORM seperti Drizzle memudahkan interaksi dengan database, tapi tanpa paham database design,

Kamu bisa membuat schema yang lambat dan sulit maintain.

Normalisasi

Normalisasi adalah proses mengorganisir data untuk mengurangi redundancy dan mencegah anomaly.

1NF

Setiap cell berisi single atomic value, tidak ada repeating groups.

2NF

Sudah 1NF + semua non-key attributes fully dependent pada primary key.

3NF

Sudah 2NF + tidak ada transitive dependency.

Relasi Antar Tabel

One-to-Many (satu user punya banyak posts, gunakan foreign key di tabel ‘many’).

Many-to-Many (satu post punya banyak tags, gunakan junction table).

One-to-One (satu user punya satu profile, gunakan foreign key dengan UNIQUE constraint).

Inti yang Perlu Dipahami

Bagian ini berfokus pada memahami 3NF (Third Normal Form)., bisa merancang schema dengan proper relationships., dan mengerti primary key, foreign key, dan indexing dasar. Jangan terburu-buru menghafal istilahnya. Lebih penting untuk memahami peran setiap konsep dan kapan konsep itu muncul dalam pekerjaan web development.

Saat membaca Database Design, gunakan tujuan belajar sebagai penanda arah. Kalau kamu sudah bisa menjelaskan tujuan itu dengan kata-katamu sendiri, berarti fondasinya mulai terbentuk.

Cara Membayangkannya

Database yang well-designed mengurangi redundancy, mencegah anomaly, dan meningkatkan query performance. Analogi ini dipakai supaya konsep teknis tidak terasa melayang. Hubungkan setiap istilah dengan perannya: siapa yang meminta, siapa yang memproses, data apa yang berpindah, dan hasil apa yang diharapkan.

Kalau analoginya sudah terasa masuk akal, barulah lihat istilah teknisnya. Cara ini membuat materi lebih mudah dipahami daripada langsung menghafal definisi.

Saat Melihat Contoh Kode

Contoh kode pada chapter ini memakai bahasa sql. Bacalah contoh kode sebagai ilustrasi alur, bukan sebagai bagian yang harus langsung dihafal. ON DELETE CASCADE: hapus posts kalau user dihapus. ON DELETE SET NULL: set category_id jadi NULL. Partial index: hanya index published posts.

Perhatikan nama fungsi, urutan langkah, dan data yang berpindah. Biasanya tiga hal itu sudah cukup untuk memahami hubungan antara teori dan praktik.

Konteks dalam Perjalanan Belajar

Setiap konsep di platform ini dipilih karena dipakai di industri. Fokus pada pemahaman, bukan hafalan.

Kamu sudah di bagian lanjutan. Mulai pikirkan bagaimana konsep ini dipakai di dunia kerja — bukan hanya untuk belajar, tapi untuk membangun produk nyata.

Gunakan pertanyaan reflektif dan prompt AI di akhir chapter sebagai latihan aktif. Membaca saja tidak cukup — kamu perlu menjelaskan ulang dengan kata-katamu sendiri.

Contoh Kode

sql
-- Schema well-normalized untuk blog
CREATE TABLE users (
  id SERIAL PRIMARY KEY,
  email VARCHAR(255) UNIQUE NOT NULL,
  name VARCHAR(255) NOT NULL,
  created_at TIMESTAMP DEFAULT NOW()
);

CREATE TABLE categories (
  id SERIAL PRIMARY KEY,
  name VARCHAR(100) UNIQUE NOT NULL,
  slug VARCHAR(100) UNIQUE NOT NULL
);

CREATE TABLE posts (
  id SERIAL PRIMARY KEY,
  title VARCHAR(255) NOT NULL,
  slug VARCHAR(255) UNIQUE NOT NULL,
  content TEXT NOT NULL,
  user_id INTEGER REFERENCES users(id) ON DELETE CASCADE,
  category_id INTEGER REFERENCES categories(id) ON DELETE SET NULL,
  published_at TIMESTAMP,
  created_at TIMESTAMP DEFAULT NOW()
);

-- Many-to-Many: posts <-> tags
CREATE TABLE tags (id SERIAL PRIMARY KEY, name VARCHAR(50) UNIQUE NOT NULL);
CREATE TABLE post_tags (
  post_id INTEGER REFERENCES posts(id) ON DELETE CASCADE,
  tag_id INTEGER REFERENCES tags(id) ON DELETE CASCADE,
  PRIMARY KEY (post_id, tag_id)
);

CREATE INDEX idx_posts_user ON posts(user_id);
CREATE INDEX idx_posts_category ON posts(category_id);
CREATE INDEX idx_posts_published ON posts(published_at) WHERE published_at IS NOT NULL;

Penjelasan Kode

ON DELETE CASCADE: hapus posts kalau user dihapus. ON DELETE SET NULL: set category_id jadi NULL. Partial index: hanya index published posts.

Prompt AI

Rancang schema database untuk e-commerce: users, products, categories, orders, order_items, reviews. Normalisasi sampai 3NF.

Pertanyaan Reflektif

Denormalization kadang necessary untuk performa — tapi selalu mulai dari normalized schema.