Authentication & Authorization Deep-Dive
OAuth 2.0, SSO, Passkeys, RBAC, Multi-Tenant — Beyond Basic Auth
Modul deep-dive ke autentikasi dan otorisasi di production. Dari OAuth 2.0 protocol (Authorization Code + PKCE) yang benar — bukan sekadar pasang library, OpenID Connect untuk SSO, Passkeys/WebAuthn untuk passwordless future, RBAC dan ABAC untuk authorization models, multi-tenant auth architecture, sampai trade-off session management vs JWT yang sering disalahpahami.
Prasyarat
Modul 5 (API & Autentikasi) dan Modul 7 (Keamanan & Performa).
Kenapa Ini Penting
Auth adalah fitur pertama yang diimplementasikan dan paling sering diserang. Kebanyakan developer cuma ‘pasang library’ tanpa paham protocol-nya — modul ini mengisi gap antara ‘bisa login’ dan ‘auth system yang production-grade’.
Daftar Chapter
- Chapter 38.1
OAuth 2.0: The Protocol, Not the Library
Memahami OAuth 2.0 dari spec-nya — bukan cuma 'pasang library'
- Chapter 38.2
Authorization Code Flow + PKCE: Implementasi Benar
Hands-on OAuth 2.0 dengan PKCE — dari redirect sampai token refresh
- Chapter 38.3
OpenID Connect & SSO: Satu Login untuk Semua
Memahami OIDC — extension OAuth 2.0 untuk authentication dan Single Sign-On
- Chapter 38.4
Passkeys & WebAuthn: Passwordless Future
Implementasi autentikasi tanpa password dengan biometric dan hardware keys
- Chapter 38.5
RBAC & ABAC: Authorization Models
Role-Based vs Attribute-Based Access Control — kapan dan bagaimana
- Chapter 38.6
Multi-Tenant Auth Architecture
Mendesain sistem autentikasi untuk aplikasi yang melayani banyak organisasi
- Chapter 38.7
Session vs JWT: Trade-off yang Sering Disalahpahami
Kapan pakai session-based auth, kapan pakai JWT — dan kenapa bukan binary choice