Lewati ke konten utama
menjadi.dev
Chapter 44.5 Mobile Lanjutan

Deep Linking & Universal Links

Buka aplikasi dari URL — integrasi web ke mobile

Tujuan Pembelajaran

  • Memahami perbedaan deep link, universal link (iOS), dan app link (Android)
  • Mampu mengkonfigurasi deep linking di Expo/React Native
  • Mengerti cara mapping URL ke screen navigation

Analogi

Diagram

      Deep Link = Alamat Rumah + Kunci:
https://myapp.com/product/123

[Scheme]://[Host]/[Path]
myapp://product/123  → buka app, ke halaman product 123

Web click → OS lihat: "Ini universal link, ada app yang handle" → buka app → navigasi ke screen
    

Deep link seperti alamat rumah — URL mengarahkan user ke halaman spesifik dalam aplikasi. Universal link di iOS dan App Link di Android menghubungkan web ke app.

Penjelasan Konsep

Deep linking memungkinkan user membuka halaman spesifik di aplikasi dari URL — dari notifikasi, email, web, atau aplikasi lain.

Tiga jenis: (1) Custom scheme — myapp://product/123. Paling sederhana, tapi tidak ada fallback ke web kalau app tidak terinstall. (2) Universal Links (iOS) — https://myapp.com/product/123. Kalau app terinstall, buka app. Kalau tidak, buka website. (3) App Links (Android) — sama seperti universal links untuk Android.

Konfigurasi Expo: (1) app.jsonscheme field (nama custom scheme). (2) app.jsonpluginsexpo-router atau manual config. (3) Expo linking config: mapping URL pattern ke screen.

React Navigation linking config: object linking dengan prefixes (list scheme/domain) dan config (mapping path ke screen). prefixes: ['myapp://', 'https://myapp.com'].

Config syntax: path mapping dengan parameter: product/:id akan match product/123 dan auto-extract id=123 ke route.params.

Testing: (1) Simulator: npx uri-scheme open myapp://product/123 --ios. (2) Device: ketik URL di Safari/Chrome. (3) Email/notif: click link → buka app.

Inti yang Perlu Dipahami

Bagian ini berfokus pada memahami perbedaan deep link, universal link (iOS), dan app link (Android)., mampu mengkonfigurasi deep linking di Expo/React Native., dan mengerti cara mapping URL ke screen navigation. Jangan terburu-buru menghafal istilahnya. Lebih penting untuk memahami peran setiap konsep dan kapan konsep itu muncul dalam pekerjaan web development.

Saat membaca Deep Linking & Universal Links, gunakan tujuan belajar sebagai penanda arah. Kalau kamu sudah bisa menjelaskan tujuan itu dengan kata-katamu sendiri, berarti fondasinya mulai terbentuk.

Cara Membayangkannya

Deep link seperti alamat rumah — URL mengarahkan user ke halaman spesifik dalam aplikasi. Universal link di iOS dan App Link di Android menghubungkan web ke app. Analogi ini dipakai supaya konsep teknis tidak terasa melayang. Hubungkan setiap istilah dengan perannya: siapa yang meminta, siapa yang memproses, data apa yang berpindah, dan hasil apa yang diharapkan.

Kalau analoginya sudah terasa masuk akal, barulah lihat istilah teknisnya. Cara ini membuat materi lebih mudah dipahami daripada langsung menghafal definisi.

Saat Melihat Contoh Kode

Contoh kode pada chapter ini memakai bahasa tsx. Bacalah contoh kode sebagai ilustrasi alur, bukan sebagai bagian yang harus langsung dihafal. linking object mendaftarkan URL patterns. prefixes untuk custom scheme dan universal link domain. Config mapping path ke screen name (harus cocok dengan Stack.Screen name).

Perhatikan nama fungsi, urutan langkah, dan data yang berpindah. Biasanya tiga hal itu sudah cukup untuk memahami hubungan antara teori dan praktik.

Konteks dalam Perjalanan Belajar

Setiap konsep di platform ini dipilih karena dipakai di industri. Fokus pada pemahaman, bukan hafalan.

Kamu sudah di bagian lanjutan. Mulai pikirkan bagaimana konsep ini dipakai di dunia kerja — bukan hanya untuk belajar, tapi untuk membangun produk nyata.

Gunakan pertanyaan reflektif dan prompt AI di akhir chapter sebagai latihan aktif. Membaca saja tidak cukup — kamu perlu menjelaskan ulang dengan kata-katamu sendiri.

Contoh Kode

tsx
const linking = {
  prefixes: ["myapp://", "https://myapp.com"],
  config: {
    screens: {
      Home: "",
      ProductDetail: "product/:id",
      Profile: "profile",
      Settings: "settings",
    },
  },
};

export default function App() {
  return (
    <NavigationContainer linking={linking}>
      <Stack.Navigator>
        <Stack.Screen name="Home" component={HomeScreen} />
        <Stack.Screen name="ProductDetail" component={ProductDetailScreen} />
      </Stack.Navigator>
    </NavigationContainer>
  );
}

Penjelasan Kode

linking object mendaftarkan URL patterns. prefixes untuk custom scheme dan universal link domain. Config mapping path ke screen name (harus cocok dengan Stack.Screen name).

Prompt AI

Konfigurasikan deep linking untuk aplikasi e-commerce: /product/:id, /cart, /order/:orderId, /profile. Berikan linking config lengkap dan jelaskan cara testing-nya.

Pertanyaan Reflektif

Seberapa penting deep linking untuk aplikasi yang kamu rencanakan? Use case apa yang paling butuh deep linking?