Monorepo dengan Turborepo/Nx
Satu repository, banyak aplikasi — web + mobile + shared
Tujuan Pembelajaran
- Memahami konsep monorepo dan tools (Turborepo, Nx)
- Mampu menyusun struktur monorepo untuk web + mobile
- Mengerti strategi dependency management di monorepo
Analogi
Monorepo = Supermarket:
- /packages/web = bagian makanan
- /packages/mobile = bagian elektronik
- /packages/shared = dapur pusat (shared ingredients)
Setiap bagian punya produk sendiri, tapi pakai bahan dari dapur yang sama.
Tanpa monorepo = toko terpisah (repo terpisah) — duplikasi bahan, sulit koordinasi.
Monorepo seperti supermarket — banyak produk di bawah satu atap, berbagi dapur yang sama (shared code). Koordinasi dan konsistensi lebih mudah.
Penjelasan Konsep
Monorepo adalah pattern menyimpan banyak project dalam satu repository. Turborepo dan Nx adalah build system untuk monorepo — caching, parallel execution, dependency graph.
Struktur direkomendasikan: (1) /apps/web — aplikasi Next.js/Vite. (2) /apps/mobile — aplikasi Expo. (3) /packages/shared — shared types, utils, hooks. (4) /packages/api — shared API client. (5) /packages/ui — shared UI components (kalau pakai React Native Web). (6) /packages/config — ESLint, TypeScript, Tailwind config.
Turborepo features: (1) turbo run build — parallel execution, caching. Hanya rebuild yang berubah. (2) Pipeline configuration — deklarasi dependensi antar task. (3) Remote caching — cache di-share antar CI runs.
Shared package dengan TypeScript: (1) Package exports src/index.ts dengan semua types. (2) tsconfig.json dengan paths alias. (3) Package bisa di-import oleh web dan mobile: import { User, Post } from '@project/shared'. (4) Compile: tsc untuk web, tsc untuk mobile (atau langsung TypeScript via Metro + SWC).
Workspace management: (1) npm workspaces atau pnpm workspaces. (2) Root package.json dengan "workspaces": ["apps/*", "packages/*"]. (3) Shared dependencies di root devDependencies. (4) App-specific di masing-masing package.json.
Benefits: (1) Shared types — web dan mobile pakai type yang sama, tidak ada mismatch API. (2) Shared business logic — validasi, formatting, API client. (3) Atomic changes — satu PR bisa update web + mobile + API sekaligus. (4) Consistency — linting, formatting, build config seragam di semua project.
Inti yang Perlu Dipahami
Bagian ini berfokus pada memahami konsep monorepo dan tools (Turborepo, Nx)., mampu menyusun struktur monorepo untuk web + mobile., dan mengerti strategi dependency management di monorepo. Jangan terburu-buru menghafal istilahnya. Lebih penting untuk memahami peran setiap konsep dan kapan konsep itu muncul dalam pekerjaan web development.
Saat membaca Monorepo dengan Turborepo/Nx, gunakan tujuan belajar sebagai penanda arah. Kalau kamu sudah bisa menjelaskan tujuan itu dengan kata-katamu sendiri, berarti fondasinya mulai terbentuk.
Cara Membayangkannya
Monorepo seperti supermarket — banyak produk di bawah satu atap, berbagi dapur yang sama (shared code). Koordinasi dan konsistensi lebih mudah. Analogi ini dipakai supaya konsep teknis tidak terasa melayang. Hubungkan setiap istilah dengan perannya: siapa yang meminta, siapa yang memproses, data apa yang berpindah, dan hasil apa yang diharapkan.
Kalau analoginya sudah terasa masuk akal, barulah lihat istilah teknisnya. Cara ini membuat materi lebih mudah dipahami daripada langsung menghafal definisi.
Saat Melihat Contoh Kode
Contoh kode pada chapter ini memakai bahasa bash. Bacalah contoh kode sebagai ilustrasi alur, bukan sebagai bagian yang harus langsung dihafal. apps/ untuk aplikasi, packages/ untuk shared code. turbo.json untuk pipeline definition. npm/pnpm workspaces untuk dependency management.
Perhatikan nama fungsi, urutan langkah, dan data yang berpindah. Biasanya tiga hal itu sudah cukup untuk memahami hubungan antara teori dan praktik.
Konteks dalam Perjalanan Belajar
Setiap konsep di platform ini dipilih karena dipakai di industri. Fokus pada pemahaman, bukan hafalan.
Kamu sudah di bagian lanjutan. Mulai pikirkan bagaimana konsep ini dipakai di dunia kerja — bukan hanya untuk belajar, tapi untuk membangun produk nyata.
Gunakan pertanyaan reflektif dan prompt AI di akhir chapter sebagai latihan aktif. Membaca saja tidak cukup — kamu perlu menjelaskan ulang dengan kata-katamu sendiri.
Contoh Kode
my-monorepo/
├── apps/
│ ├── web/ # Next.js
│ └── mobile/ # Expo
├── packages/
│ ├── shared/ # Types, utils
│ ├── api/ # API client
│ └── ui/ # Shared components
├── turbo.json
└── package.jsonPenjelasan Kode
Prompt AI
Desain monorepo untuk startup: (a) Next.js dashboard web, (b) Expo mobile app, (c) Hono API server di /apps/api, (d) shared types + validation + API client di /packages/shared. Berikan struktur direktori, turbo.json, dan package.json.
Pertanyaan Reflektif
Apakah project-mu saat ini sudah siap untuk monorepo? Apa keuntungan terbesar yang akan kamu dapatkan?