CI/CD Pipeline untuk Kubernetes
Automate build, test, dan deploy ke K8s
Tujuan Pembelajaran
- Memahami CI/CD untuk K8s
- Bisa membuat pipeline dasar
Analogi
Manual Deploy = Memasak manual
Setiap langkah dikerjakan tangan
CI/CD = Dapur otomatis
Masukkan bahan, keluar hidangan
CI/CD pipeline mengotomasi seluruh proses dari commit sampai deploy
Penjelasan Konsep
CI/CD (Continuous Integration / Continuous Deployment)
CI/CD (Continuous Integration / Continuous Deployment) pipeline mengotomasi proses dari code commit sampai production deploy.
Pipeline stages
- Build. Compile code, build Docker image.
- Test. Jalankan unit test, integration test.
- Security Scan. Scan vulnerability di image dan dependencies.
- Push. Push image ke container registry.
- Deploy. Update K8s manifests dan apply ke cluster.
Tools CI/CD
- GitHub Actions. Integrasi native dengan GitHub.
- GitLab CI. Built-in ke GitLab.
- Argo Workflows. Native K8s workflow engine.
- Tekton. Cloud-native CI/CD framework.
Inti yang Perlu Dipahami
Bagian ini berfokus pada memahami CI/CD untuk K8s., dan bisa membuat pipeline dasar. Jangan terburu-buru menghafal istilahnya. Lebih penting untuk memahami peran setiap konsep dan kapan konsep itu muncul dalam pekerjaan web development.
Saat membaca CI/CD Pipeline untuk Kubernetes, gunakan tujuan belajar sebagai penanda arah. Kalau kamu sudah bisa menjelaskan tujuan itu dengan kata-katamu sendiri, berarti fondasinya mulai terbentuk.
Cara Membayangkannya
CI/CD pipeline mengotomasi seluruh proses dari commit sampai deploy. Analogi ini dipakai supaya konsep teknis tidak terasa melayang. Hubungkan setiap istilah dengan perannya: siapa yang meminta, siapa yang memproses, data apa yang berpindah, dan hasil apa yang diharapkan.
Kalau analoginya sudah terasa masuk akal, barulah lihat istilah teknisnya. Cara ini membuat materi lebih mudah dipahami daripada langsung menghafal definisi.
Saat Melihat Contoh Kode
Contoh kode pada chapter ini memakai bahasa yaml. Bacalah contoh kode sebagai ilustrasi alur, bukan sebagai bagian yang harus langsung dihafal. Trigger saat push ke main. Build image, push, update manifest. ArgoCD sync otomatis.
Perhatikan nama fungsi, urutan langkah, dan data yang berpindah. Biasanya tiga hal itu sudah cukup untuk memahami hubungan antara teori dan praktik.
Konteks dalam Perjalanan Belajar
Setiap konsep di platform ini dipilih karena dipakai di industri. Fokus pada pemahaman, bukan hafalan.
Kamu sudah di bagian lanjutan. Mulai pikirkan bagaimana konsep ini dipakai di dunia kerja — bukan hanya untuk belajar, tapi untuk membangun produk nyata.
Gunakan pertanyaan reflektif dan prompt AI di akhir chapter sebagai latihan aktif. Membaca saja tidak cukup — kamu perlu menjelaskan ulang dengan kata-katamu sendiri.
Contoh Kode
name: Deploy to K8s
on:
push:
branches: [main]
jobs:
deploy:
runs-on: ubuntu-latest
steps:
- uses: actions/checkout@v4
- name: Build Docker Image
run: docker build -t myapp:${{ github.sha }} .
- name: Push to Registry
run: docker push myapp:${{ github.sha }}
- name: Update K8s Manifest
run: |
sed -i 's|image:.*|image: myapp:${{ github.sha }}|' k8s/deployment.yaml
git add . && git commit -m "deploy: ${{ github.sha }}" && git pushPenjelasan Kode
Prompt AI
Buat GitHub Actions pipeline untuk build dan deploy ke Kubernetes.
Pertanyaan Reflektif
Kenapa butuh security scan di CI/CD pipeline?